Perkuat Akses Pendidikan di Pulau Terpencil, Bank Mandiri Dukung TNI AL Bangun Kapal Pintar

Dunia PerpustakaaN || Kemajuan sebuah bangsa sangat di tentukan oleh mutu dan kwalitas dari Sumber Daya Manusia (SDM). Untuk menopang mutu dan kwalitas SDM yang berkwalitas, tentunya bisa terwujud dengan terciptanya pendidikan yang maju dan berkwalitas. Kemajuan kwalitas SDM dunia pendidikan bisa terwujud ketika budaya baca serta fasilitas perpustakaan semakin baik.

Namun sayangnya masih sedikit pihak yang peduli secara langsung membantu sarana dan prasarana perpustakaan yang baik di Indonesia. Kabar menggembirakan datang dari pihak Bank Mandiri, sebagai Bank yang masuk Bank besar di Indonesia, baru-baru ini melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) mereka membuat program pengembangan perpustakaan di daerah-daerah salah satunya kapal pintar. Hal ini sebagaimana DuniaPerpustakaaN.Com kutip dari csr.bankmandiri.co.id (2/10/12).

Akses pendidikan yang merata bagi anak-anak usia sekolah, terutama di pulau-pulau terluar dan terpencil, perlu mendapat perhatian khusus dari seluruh pihak sebagai bagian dari upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. Untuk itu, Bank Mandiri menghibahkan Rp1,5 miliar kepada TNI Angkatan Laut untuk membangun satu unit kapal pintar yang akan menjangkau anak-anak usia sekolah di Kepulauan Riau.
Perjanjian kerjasama hibah itu ditandatangani oleh Kepala Dinas Material Angkatan Laut (Kadismatal) Laksamana Pertama TNI Sugianto Suwardi dan Direktur Finance and Strategy Bank Mandiri Pahala Nugraha Mansury serta disaksikan oleh Kepala Staf TNI AL Laksamana TNI Soeparno, Kepala Perpustakaan Nasional Sri Sularsih dan Rektor Universitas Negeri Jakarta Prof. Bedjo Sujanto di Mabes TNI AL, Cilangkap pada Kamis (26/1).
Kapal pintar merupakan perpustakaan bergerak (mobile library) yang dilengkapi buku-buku pengetahuan, alat peraga, dan peralatan IT yang terkoneksi dengan internet bagi anak-anak usia dini hingga sekolah menengah atas di wilayah yang selama ini belum terjangkau secara maksimal, tanpa dipungut bayaran.
Secara reguler dan terjadwal, kapal pintar tersebut akan menyinggahi pulau-pulau terpencil di Kepulauan Riau sehingga anak-anak setempat memiliki kesempatan untuk secara kontinyu mendapatkan ilmu pengetahuan dan mengakses informasi yang dibutuhkan.
“Dengan akses pada sarana pendidikan yang semakin baik, kami berharap anak-anak di pulau terpencil akan mendapatkan wawasan pengetahuan yang sama dengan anak-anak lainnya. Kerjasama ini juga merupakan bukti komitmen kuat Bank Mandiri pada penciptaan generasi muda berkualitas yang akan menjadi calon pemimpin bangsa di masa depan,” ungkap Direktur Finance and Strategy Bank Mandiri Pahala Nugraha Mansury
“Kami berharap kerjasama pembangunan prototype kapal pintar ini dapat memperkuat kerjasama dengan TNI AL,” ungkap Pahala
Menurut Pahala, dukungan hibah ini merupakan pelaksanaan salah satu pilar utama Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Mandiri, yaitu menciptakan kemandirian edukasi melalui program Mandiri Peduli Pendidikan dengan tujuan menciptakan pemimpin di masa depan yang siap dengan persaingan global.
Terkait dengan hal itu, tambahnya, Bank Mandiri telah memberikan komitmen hibah Bina Lingkungan  hingga sebesar Rp137,3 miliar untuk sektor pendidikan.
Sementara itu, Kepala Staf TNI-AL Laksamana TNI Soeparno menjelaskan, pihaknya menyambut baik dukungan Bank Mandiri dalam program kapal pintar ini mengingat upaya peningkatan kualitas pendidikan, terutama bagi anak-anak yang hidup di pulau-pulau yang terpencil dan terluar, merupakan upaya kolektif seluruh pemegang kepentingan.
Laksamana  TNI Soeparno menjelaskan, selain Bank Mandiri, pihaknya juga bekerjasama dengan Perpustakaan Nasional untuk membantu pengadaan material buku pelajaran, alat peraga serta peralatan IT. Dan Universitas Negeri Jakarta untuk memberi pelatihan kepada anggota TNI–AL yang akan menjadi pembimbing di kapal pintar tersebut.

One response to “Perkuat Akses Pendidikan di Pulau Terpencil, Bank Mandiri Dukung TNI AL Bangun Kapal Pintar

  1. Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Soeparno mengatakan dua Kapal Pintar yang berbobot lima ton dengan panjang 15 meter ini diperkirakan akan siap dioperasikan TNI AL pada pekan ketiga Desember 2012. Kapal tersebut dirancang sebagai perpustakaan bergerak yang dilengkapi buku pengetahuan dan alat peraga yang bersifat mendidik anak-anak usia dini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s