Dibangun 2007, Hingga Kini Perpustakaan Daerah Belum Difungsikan

Dunia PerpustakaaN || Rupanya, sebuah gedung yang dibangun sejak tahun 2007 lalu, tepatnya di samping Kaimana Beach Hotel, hingga saat ini belum difungsikan. Padahalnya, sekian banyak dana yang telah digelontorkan untuk proyek pembangunan gedung Perpustakaan daerah tersebut. Meski telah dibangun, tetapi gedung tersebut masih terlihat sepi-sepi saja, tanpa aktivitas hingga saat ini.

Sejak dibangun tahun 2007 lalu, Kantor eks Kantor Dinas Pendidikan tersebut, dipugari dan dipergunakan sebagai Perpustakaan Daerah. Tahun demi tahun, gedung tersebut pun dipergunakan sebagai Kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat, dan terakhir pada Mei 2012 lalu, dipergunakan sebagai Sekretariat MTQ tingkat Provinsi Papua Barat.

“Kami belum pernah mengunjungi Perpustakaan Daerah, karena gedung itu tidak tersedia buku-buku. Bukan hanya itu saja, memang tidak ada aktivitas di gedung tersebut sejak dari dulu. Padahalnya di depan Gedung tersebut, tertulis Gedung Perpustakaan Daerah”, ujar Rocky, salah satu siswa SLTA kepada wartawan seperti dikutip dari radarsorong.com (4/10/12).

Dia mengakui, saat ini banyak tugas yang diberikan oleh guru dan mereka hanya mengandalkan warnet untuk mencari literature di internet. “Kalau memang difungsikan, kami tentu akan mengunjunginya, paling tidak sebagai bahan bacaan untuk memperkaya pengetahuan, tetapi juga sebagai bahan untuk pekerjaan rumah,” akunya.

Lain dengan Rocky, Linda, salah satu siswi SMP di Kaimana, juga sangat menginginkan agar Perpustakaan Daerah tersebut, segera difungsikan. “Selama ini kegiatan hanya privat les saja dan selebihnya menonton tv. Kalau memang ada Perpustakaan, kita pasti akan terus mengunjunginya setiap hari. Kalau tujuannya, bisa meningkatkan pengetahuan. Karena orang bijak mengatakan, membaca adalah jendela dunia. Kita membaca kita bisa mengetahui apa yang terjadi di dunia,” akunya.

Sementara itu, berkaitan dengan persoalan belum difungsikannya gedung Perpustakaan Daerah tersebut, salah satu staf Dinas Pendidikan, yang tidak ingin namanya dikorankan, saat dikonfirmasi kemarin mengakui, belum difungsikannya gedung Perpustakaan daerah tersebut, karena masih terbentur dengan kepastian tanah hak ulayat adat. “Karena itu, sejak tahun 2009 lalu, kita usulkan agar diselesaikan, sehingga Perpustakaan tersebut bisa difungsikan. Namun pada saat itu usulan pun tidak diakomodir, sehingga sampai saat ini pun belum diakomodir,” akunya.

Karenanya, sejumlah siswa di Kaimana mengharapkan kepada pemerintah daerah, khususnya Dinas Pendidikan, bila perlu DPRD, untuk turun dan menyelesaikan persoalan tersebut, sehingga Gedung Perpustakaan tersebut dapat segera difungsikan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s