Perpustakaan Sekolah Isinya Hanya Buku Paket

Dunia PerpustakaaN || Kondisi perpustakaan di sekolah memprihatinkan. Sekitar 2.000 perpustakaan yang tersebar di sekolah swasta dan negeri, koleksi buku yang dimilikinya masih sebatas buku paket dan pelajaran sekolah. Sementara koleksi buku yang bersifat umum untuk menambah pengetahuan siswa masih sangat sedikit.

Kondisi ini dinilai kalangan DPRD Surbaya kurang menguntungkan basgi siswa, karena tidak mencukupi untuk membuka pengetahuan siswa. “Itu yang kami lihat kondisi perpustakaan di seluruh sekolah di Surabaya,” kata Masduki Toha, Anggota Komisi D DPRD Surabaya, seperti dikutip dari surabayapost.co.id Rabu (17/10).

Menurutnya, untuk itu Bagian Perpustakaan dan Arsip Kota Surabaya, serta Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya  harus mencari terobosan soal ini. Kalau, tidak siswa Surabaya bakal ketinggalan dan kurang memperoleh pengetahuan lain dari perpustakaan yang ada.  “Kami minta Bagian Perpustakaan dan Dispendik tidak pasif. Paling tidak bisa mencari cara untuk mengatasinya atau bekerjasama dengan swasta untuk mengembangkan perpustakaan tersebut,” terang politisi asal PKB tersebut.

Terkait dengan ini Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Kota Surabaya, Arini Pakistyaningsih membenarkannya. Dikatakannya, selama ini koleksi buku yang ada di perpustakaan sekolah memang banyak buku paketnya. “Itu harus kami akui, daya kembang siswa untuk menambah pengetahuan lebih dari bahan bacaan umum tak begitu banyak,” ujar Arini.

Ia melanjutkan, selama ini sebaran buku yang ada di perpustakaan sekolah tetap didominasi buku paket dan pelajaran. Pihaknya belum memiliki koleksi yang banyak untuk bahan bacaan umum di perpustakaan sekolah. “Rencananya, untuk menambah koleksi buku bacaan umum, kami berharap 5% dari rancangan anggaran dan belanja sekolah (RAPBS) 2013 ada yang untuk pembelian buku umum, selain buku paket sekolah,” jelasnya.

Langkah itu, katanya, dipercaya mampu merangsang penambahan koleksi buku di perpustakaan sekolah. Sehingga setiap kepala sekolah memberikan prioritas untuk membeli buku yang bisa menambah kemampuan bagi peserta didik di sekolah.

Selain itu, pihaknya juga mengandeng Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya untuk memperbaiki kondisi perpustakaan serta menambah koleksi buku di sana. Sehingga siswa yang ada di sekolah bisa memperoleh pengetahuan umum yang lebih luas. “Dengan kerjasama ini koleksi buku umum juga bisa ditambah dari Dispendik,” katanya.

Bahkan, Pemkot juga menggandeng beberapa perusahaan yang menyalurkan dana corporate social responsibility (CSR) untuk pengadaan buku bacaan. Setidaknya ada delapan perusahaan yang sudah memberikan bantuan buku di beberapa perpustakaan. “Kerjasama ini juga cukup membantu koleksi buku di perpustakaan sekolah,” ungkapnya.

Sementara itu, Ramona, salah satu wali murid di Jl Menur menuturkan, selama ini anaknya di sekolah memang jarang meminjam buku di perpustakaan. Sebab, rata-rata buku yang ada di perpustakaan sekolah tak lengkap. “Kalau pinjam buku di sana sama saja seperti yang ada di rumah, sebab rata-rata juga buku pelajaran dan buku paket,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s