Ada Dana, Tidak Ada Perpustakaan

Dunia PerpustakaaN || Sejak ditetapkan November 2007 lalu, Undang-Undang Nomor 43/2007 tentang Perpustakaan menjadikan perpustakaan sebagai perangkat penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, termasuk juga perpustakaan sekolah. Bahkan secara khusus dalam aturan ini, Bagian Ketiga Pasal 23, diatur agar sekolah mengalokasikan dana paling sedikit lima persen dari anggaran belanja operasional sekolah untuk pengembangan perpustakaan.

Ini berarti, setidaknya sejak penetapan perundangan tersebut, tidak ada alasan pendanaan untuk membangun sekaligus mengembangkan perpustakaan di sekolah. Bahkan bila mengacu pada penjelasan Plt Direktur Jenderal Pendidikan Dasar Kemdikbud, Suyanto, sepanjang 2012 ini pihaknya berencana membangun 9.442 perpustakaan sekolah. Tahun depan, bakal membangun lagi 1.500 perpustakaan sekolah.

“Jadi pada akhir 2013 nantinya sebanyak 75 persen SD di Indonesia sudah memiliki perpustakaan sekolah,” jelas Suyanto.

Lalu bagaimana kondisi perpustakaan sekolah pada jenjang pendidikan di atasnya? Suyanto menyebut bila saat ini sudah 63 persen SMP (sekiranya 20.540 sekolah) yang memiliki perpustakaan sekolah. Sementara pada jenjang SMA, dari 11.535 sekolah, baru 8.144 SMA yang memiliki perpustakaan sekolah. Jenjang paling banyak kekurangan jumlah perpustakaan sekolah adalah SMK, baru sekitar 4.362 sekolah. Sisanya, 5.513 sekolah belum memiliki.

Dari data yang disuguhkan Kemdibud di atas, tampak bahwa masih banyak satuan pendidikan sekolah yang belum memiliki perpustakaan, terlebih pada jenjang SMP-SMA dan sederajat meski secara anggaran harusnya ada alokasi secara rutin per tahun. Jumlah satuan pendidikan yang belum memiliki perpustakaan bisa bertambah banyak lagi bila merunut data yang dirilis Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (PNRI).

Disampaikan oleh Kepala PNRI, Sri Sularsi, pada pekan lalu bahwa sebanyak 76.478 sekolah dari jenjang SD hingga SMA sederajat yang belum memiliki perpustakaan sekolah. Dari jumlah itu, sebanyak 55.545 (50 persen) adalah jenjang SD. Berikutnya sebanyak 12.029 SMP yang belum memiliki perpustakaan. Ada pun jenjang SMA/SMK, sebanyak 8.904 sekolah yang belum memiliki.

“Padahal perpustakaan merupakan sarana standar yang harus ada di sekolah untuk meningkatkan mutu pendidikan. Iya, soal pengadaan perpustakaan sekolah memang turut menjadi tanggung jawab Kemdikbud. Tapi sekolah juga harus turut mengembangkan perpustakaan sesuai amanat Undang-Undang Perpustakaan,” tegas Sri SularsiBila dari sisi jumlah masih banyak sekolah yang belum memiliki perpustakaan, sekolah yang punya pun tidak sedikit yang masih kedodoran dalam mengelola perpustakaan. Ini ditandai dengan minimnya tingkat kunjungan siswa maupun guru ke perpustakaan sekolah. Minimnya kunjungan tentu menjadi salah satu ukuran minimnya minat baca dari siswa dan juga guru. Padahal perpustakaan, seperti banyak ungkapan, adalah gudang ilmu.

Bila hendak memotret pengelolaan perpustakaan sekolah yang cukup ideal, bisa kiranya menengok model di MI Negeri 1 Malang. Seperti dituturkan Kepala Madrasah, H Abdul Mughni SAg MPd, pihaknya memberikan jam tambahan khusus pada anak didik menjadikan kunjungan dan membaca di perpustakaan sebagai mata pelajaran tersendiri. Ini sebagai bagian dari materi tambahan yang tidak menjenuhkan.

“Memang jika menjadi pelajaran, ada sedikit pemaksaan kepada siswa untuk datang ke perpustakaan. Namun yang kita tekankan bukan pemaksaannya, tetapi menumbuhkan kebiasaan kepada siswa bersangkutan. Semua yang sudah menjadi kebiasaan akan menjadi ringan untuk menjalankannya,” tegas Abdul Mughni seperti dikutip dari koranpendidikan.com (18/10/12).

Model lain yang sebenarnya bisa juga digagas untuk memaksimalkan pengembangan perpustakaan sekolah, diungkap oleh Kepala Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kemdikbud, Diah Harianti. Menurutnya perpustakaan sekolah hendaknya sudah harus dikembangkan sebagai fasilitas publik. Artinya perpustakaan sekolah tidak hanya dimanfaatkan oleh siswa dan guru namun juga masyarakat sekitar.

ilustrasi gambar || maarif-nu.or.id

 

One response to “Ada Dana, Tidak Ada Perpustakaan

  1. Ping-balik: Ada Dana Tidak Ada Perpustakaan « Kabar Perpustakaan·

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s