Pengunjung di Perpustakaan Sumatera Utara Terus Meningkat

Dunia PerpustakaaN || Kasubid Layanan Badan Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi Sumut, Suryanti menyatakan, jumlah pengunjung untuk membaca buku ke perputakaan di Jalan Brijend Katamso Medan meningkat setiap tahunnya.

Dijelaskan, hingga September 2012 jumlah pengunjung sebanyak 365.695 pengunjung. Jumlah itu berdasarkan data pengunjung ke perpustakaan selama tahun ini.

Dari jumlah itu, tercatat sebanyak 82.903 pengunjung berstatus pelajar SMA. Diikuti mahasiswa sebanyak 78.976 pengunjung.

Pengunjung dari kalangan umum tercatat sebanyak 69.123 selama September 2012 ini. Lalu kalangan pelajar SLTP sebanyak 51.797 pengunjung, hal ini seperti dikutip dari harianorbit.com (20/10/12).

Kemudian dair kalangan guru/dosen sebanyak 24.873 pengunjung yang diikuti kalangan pegawai sebanyak 24.139 pengunjung.

Pengunjung yang berstatus pelajar Sekolah Dasar (SD) dan Taman Kanak-kanak (TK) juga tak kalah banyak. Sebanyak 17.718 pengunjung SD dan sebanyak 16.166 pengunjung dari kalangan TK.

Menurut Suryanti, jumlah itu mengalami peningkatan bila dibanding tahun sebelumnya.

Sesuai data pada 2007 jumlah pengunjung sebanyak 64,812. Pada 2008 naik menjadi 283.505 pengunjung.

”Tahun 2009 naik lagi menjadi 440,804 orang, dan 2010 semakin meningkat menjadi 589,553 orang namun pada 2011 turun menjadi 593,834 orang, namun saya berharap pada 2012 ini ada peningkatan minat baca masyarakat,”kata Suryanti.

Di sisi lain Suryanti menjelaskan, untuk meningkatkan minat baca di perpustakaan ini, pihaknya sudah melakukan berbagai langkah. Seperti membuat kegiatan dan perlombaan minat baca buku yang mengundang anak-anak sekolah.

”Kegitan tersebut minat baca tersebut adalah cara terbaik untuk melakuan pendekatan terhadap anak, budaya membaca buku bisa semakin meningkat setiap tahunnya, dan itulah harapan kami,”ujarnya.

Disinggung peminjaman buku, ada syarat yang harus dipenuhi yaitu mengisi formulir anggota.

”Pembaca buku ada dua versi yaitu pembaca buku bukan angota, dan baca buku yang menjadi anggota menetap,” ucap Suryanti.

Jadi, sambungnya, apabila belum menjadi anggota, buku tidak bisa dipinjam dan dibawa pulang dan hanya dibaca di ruangan baca.

”Namun jika sudah anggota buku bisa dipinjam dan dibawa kerumah dengan waktu selama dua minggu, dan masalah biaya semua gratis dan tidak ada bayaran,”terang Suryanti.

Ilustrasi Gambar || medanbisnisdaily.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s